Sanksi Hukuman Maksimal Bagi Para Pelaku Kejahatan Judi Online

Perkembangan teknologi seperti internet saat ini memang banyak memberikan dampak positif, sebab internet dapat membuat semua urusan menjadi lebih mudah dan cepat. Namun sayangnya hal ini juga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan membuat judi berbasis online seperti dadu online yang saat ini marak dilakukan. Judi merupakan tindakan yang melanggar norma dan juga sangat sulit untuk diberantas, terlebih saat judi sudah dilakukan secara online. Tetapi saat ini pelaku judi online seperti pemain dadu online juga sudah dapat ditindak untuk menjalani proses hukum serta mendapatkan sanksi atas perbuatannya karena judi online termasuk dalam tindakan cybercrime.

Inilah Sangksi Hukum yang Ditetapkan untuk Para Pelaku Judi

Bagi Anda yang hobi bermain dadu online, sebaiknya Anda segera menyudahinya karena ada efek fatal hobi dadu online seperti sanksi hukuman berat untuk para pelakunya.

Indonesia sendiri termasuk negara hukum dimana semua aspek sudah diatur dan harus sesuai dengan norma hukum yang berlaku, apabila ada yang tidak sesuai maka dapat ditindaklanjuti oleh perangkat hukum yang memiliki wewenang. Dan perlu Anda ketahui bahwa perjudian secara online ini juga termasuk ke dalam tindakan yang melanggar hukum, maka tak heran kalau pelakunya akan diberikan sanksi mulai dari sanksi ringan sampai sanksi berat. Hobi bermain dadu online juga termasuk dalam perjudian yang akan membuat Anda merasakan efek fatal hobi dadu online dan mendapatkan sanksi apabila dilakukan terus-menerus. Apa saja sanksi yang akan diberikan kepada mereka sebagai pelaku kejahatan judi online?

Para pelaku judi online ini akan mendapatkan sanksi pidana yang telah diatur dalam KUHP dan UU ITE.  Seperti dalam UU No.7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, berbunyi bahwa semua tindak pidana perjudian adalah kejahatan. Selain itu dalam Pasal 303 ayat (1) tertulis bahwa pelaku akan mendapatkan hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah, jika dengan sengaja menjadikan perjudian sebagai pencarian dan memberi kesempatan orang lain untuk ikut bermain judi.

Sedangkan dalam UU ITE Pasal 27 ayat (2) Nomor 11 tahun 2008, berbunyi bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan membuat akses informasi elektronik yang memiliki muatan perjudian akan mendapatkan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak satu miliar rupiah yang sudah sesuai dengan aturan ancama pidana pelanggaran dalam UU ITE Pasal 45 ayat (1).

Walaupun memiliki dasar hukum yang kuat, kenyataannya perjudian online ini masih banyak dilakukan, seperti orang yang hobi bermain dadu online. Padahal sudah sangat jelas bahwa efek fatal hobi dadu online uang asli ini akan membawa Anda terkena sanksi berat atas perbuatan tersebut. Jadi sebaiknya hindari perjudian online seperti bermain dadu karena hanya akan membawa Anda pada kesengsaraan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *